TARADISI BATAK TENTANG PERAYAAN NATAL
Perayaan Natal bagi masyarakat Batak, umumnya masih masih biasa biasa biasa saja. Yang luar biasa adalah malam pergantian Tahun. Momen ini digunakan untuk saling bermaaf maapan. Alasannya diakgir tahun itulah kesempatan menghapus kesalahan selama tahun sebelumnya. Selain itu , juga dimaknai ungkapa syukur boleh melewati tahun sebelumnya, yang dianggap sebagai tahun yang buru, menuju tahun yang baru. Acara seperti ini tentu tidak ada yang salah. Sebab seharusnya, ungkapan syukur dan terima kasih kepada sanghalid tidaklah sekali dalam setahun, tetapi jika mungkin setiap saat khususnya tiap pagi, dimana kita bangun tidur sehat selanjutnya beraktivitas wajib mengucap syukur dan terima kasih atas penyertaan Tuhan boleh terbangun dalam kesehatan. Hampir 60 persen memang, masyarakat Batak merayakan Natal secara khusuk . Telah memahami arti kekristenan yang mengakui 3 hari besarnya. Pertama, kelahiran Y...